Artikel dalam kategori Catatan Jurnal Perempuan
Sangat sedikit literatur yang membahas soal korupsi dan gender, padahal kini masalah korup- si sudah mewabah di Indonesia dan telah menyeret sejumlah perempuan menjadi pelaku korupsi .
Korupsi (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere …
Saya membayangkan: Di suatu malam di ujung Desember 1930, Sukarno sibuk menyiapkan pidato di ruang bacanya, di tengah tumpukan buku dan kopi panas. Dan di kamar tidur Inggit dengan tekun menjahitkan kancing jas Kusno (begitu …
Perkosaan bukan soal hubungan seksual akan tetapi soal kekuasaan. Perkosaan terjadi dimana-mana dan merupakan ancaman bagi perempuan di ruang publik dan bahkan di rumah sendiri. Tahun 2011 kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia didominasi oleh …
Perhatikan informasi di sekitar kita bagaimana tubuh perempuan masih dianggap misteri karena seksualitas dan reproduksinya, dan berkembang menjadi mitos-mitos baik kecantikannya, seksualitasnya, mulai dari keperawanan, menstruasi, kehamilan, dan emosinya. Mitos-mitos tersebut bahkan berkembang dalam mistik, …
Bagaimana orang tidak menyalahkan penampilan perempuan bila hampir setiap pagi kita disajikan berita-berita perkosaan yang dinarasikan sebagai rekreasi seksual. Pos Kota Jumat, 28 Oktober 2011 yang lalu dalam judul besar dan layout yang menarik perhatian “Gadis digilir …
“Alangkah besar bedanya bagi masyarakat Indonesia bila kaum perempuan dididik baik-baik. Dan untuk keperluan perempuan itu sendiri, berharaplah kami dengan harapan yang sangat supaya disediakan pelajaran dan pendidikan, karena inilah yang akan membawa behagia baginya.” …
Mencintai tubuh anda sendiri diperingati pada setiap tanggal 19 Oktober. Berbagai acara digelar terutama di kampus-kampus untuk mengingatkan bahwa perempuan memiliki hak atas tubuhnya dan bahwa tidak ada seorang pun, masyarakat mana pun, budaya dan …
Komite Nobel telah lama dikritik karena sangat sedikitmenghadiahi Nobel Perdamaian kepada perempuan. Dari 101 pemenang hadiah Nobel hanya 15 perempuan yang mendapatkan hadiah paling bergengsi ini. Namun, tahun ini komite Nobel yang terdiridari lima orang …
“Terlalu berpendidikan, terlalu kuat, terlalu sukses, terlalu keras kepala, dan sangat sulit untuk dikendalikan”, itulah alasan suami Wangari Maathai menceraikannya yang pernah membuatnya sedih dan terpuruk. Tapi kesedihan itu tidak berlangsung lama, ia membuktikan bahwa …



