Search | Advanced Search

 

  

 
 
image

Antologi Film Tentang Perempuan dalam V Film Festival 2010

Ki-ka; Aquino W Hayunta (YJP), Ening Nurjanah (Komunitas Salihara), Veronica Kusumaryati (Kurator VFF 2010), Lasja F. Susatyo dan Lola Amaria (sutradara dari beberapa film yang akan diputar di VFF) dalam Konferensi Pers VFF 2010, Kamis (15/4) di Serambi Salihara. (Dok.YJP/Azizah)
Lanjut

     
 
Lihat seluruh agenda   >>
 
 
Klik disini untuk melihat koleksi pustaka kami

Anda bisa mengakses informasi tentang koleksi dokumentasi dan informasi yang kami miliki disini
 
 
 
 
 
Thursday, 24 June 2010

IMW: Hipokrit Negara, Media, dan Masyarakat atas Video Ariel-Luna-Tari
Jurnalis: Usep Hasan Sadikin

Pemberitaan tentang video yang disinyalir mirip Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari (Video Ariel-Luna-Tari) mengundang respon berbagai kalangan. Termasuk Indonesia Media Watch (IMW). Melalui diskusi publik “Hipokrit Negara, Media dan Masyarakat dalam Melihat Persoalan Seksualitas” yang digelar Rabu (23/06) di Galeri Cafe Taman Ismail Marzuki, IMW menilai ada kecenderungan bagi Negara, media, dan masyarakat menghukum moralitas Areil-Luna-Tari, tapi juga ramai menonton dan membagi video Ariel-Luna-Tari.

lanjut >>

Kategori: MediaSeksualitas

-----------------------------------------------------------

Monday, 21 June 2010

Jacques Lacan tentang Seksualitas
Jurnalis: Usep Hasan Sadikin

Seri Kuliah Umum Salihara di bulan Juni mengangkat tema seksualitas. Setelah dua minggu sebelumnya membahas filsafat Simone De Beauvoir dan Michel Foucault tentang seksualitas, di minggu ketiga, Sabtu (19/6), filsuf yang dipilih untuk membahas seksualitas adalah Jacques Lacan, seorang psikoanalis Perancis. Kali ini, doktor bidang filsafat STF Driyakara Robertus Robert, dipilih untuk membahas “Jacques Lacan tentang Seksualitas”.

lanjut >>

Kategori: KegiatanMedia

-----------------------------------------------------------

Friday, 18 June 2010

MFI: Klasifikasi Film, Bukan Sensor Film
Jurnalis: Nur Azizah

Masyarakat Film Indonesia (MFI) mengusulkan mekanisme klasifikasi (penilaian) film. Diantaranya SU (untuk semua umur), 12DO (untuk 12 tahun ke atas; untuk anak di bawah 12 tahun dibutuhkan dampingan orangtua), DO (dampingan orangtua), 15+ (hanya untuk 15 tahun ke atas), 18+ (hanya untuk 18 tahun ke atas), 21+ (hanya untuk 21 tahun ke atas).

lanjut >>

Kategori: Media

-----------------------------------------------------------

Monday, 12 April 2010

Masih Rendah, Pemahaman Media terhadap Anak
Jurnalis: Rufiah Padijaya

Rendahnya pemahaman jurnalis tentang permasalahan anak menjadi landasan utama bagi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia bekerjasama dengan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Anak-anak (Unicef) menyelenggarakan penghargaan bagi karya jurnalistik terbaik tentang anak. Hingga kini, isu anak masih termarginalkan dan kalah dengan isu-isu yang lainnya. Hasil survey AJI kepada media yang ada, 31% media terkadang melakukan liputan untuk isu anak, 40% tidak pernah melakukan liputan untuk anak, dan sisanya tidak menahu tentang isu anak.

lanjut >>

Kategori: AnakMedia

-----------------------------------------------------------

Wednesday, 03 February 2010

Perempuan dan Kemiskinan dalam Film Dokumenter
Jurnalis: Carolina Monteiro

In-Docs, lembaga yang fokus menjadikan film dokumenter sebagai sarana mengasah kepekaan masyarakat dan pemerintah atas berbagai aspek kehidupan khususnya sosial dan budaya menggelar pemutaran film dan diskusi “Perempuan dan Kemiskinan,” Selasa (02/02) malam di Goethe Institute Jakarta.

lanjut >>

Kategori: KegiatanMedia

-----------------------------------------------------------

 
 
Ikuti diskusi-diskusi kami di mailing list Jurnal Perempuan. Kirimkan email kosong dengan ke subscribe-jurnalperempuan@yahoogroups.com.
 
 
Kumpulan foto-foto berita dan liputan umum, esai foto dan kegiatan serta agenda Jurnal Perempuan
 
       
 
Selengkapnya >>
 
 

Friday, 04 September 2009
Memperkuat Kementrian Pemberdayaan Perempuan, Memajukan Martabat Indonesia

 

image

  Oleh :
Gadis Arivia

Pandangan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia tentang perlunya meniadakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan atau menggabungkannya dengan Kementerian Olah Raga atau Pendidikan (Kompas, 2 September 2009), sungguh membuat gusar sebagian besar organisasi perempuan di Indonesia.

lanjut >>

Monday, 13 October 2008
Perempuan dalam Film Indonesia Yang masih dan yang berubah

 
  Oleh :

lanjut >>
 

Thursday, 11 June 2009
ABG Bertubuh Sintal Itu!

 
Putu Laxman Pendit   Oleh :
Putu Laxman Pendit

Video pendek adegan bersetubuh yang tersebar lewat telepon genggam seakan sudah jamak. Cara penggambarannya di media massa membuat kuduk tambah bergidik.

lanjut >>
 

Friday, 22 May 2009
Membangun Resistensi, Membongkar Stereotipe

 
image   Oleh :
Mariana Amiruddin

Publik kini bebas memilih dan menikmati tayangan ataupun bacaan di berbagai media. Kebebasan ini bagaikan sebuah representasi hak otonom publik untuk memilih bentuk sajian media yang mereka sukai. Namun dibalik itu, kita lupa dengan “penyeragaman” dalam tayangan ataupun bacaan itu sendiri yang berakibat pada memaksa penonton untuk mengikuti apa yang si pembuat media inginkan.

lanjut >>
 

Monday, 20 August 2007
Menabur Wacana Menyuburkan Gerakan

 
  Oleh :

lanjut >>
 
 
 

Under Construction
sebentar lagi anda dapat membeli produk-produk Jurnal Perempuan secara online, yang terdiri dari:
> Buku
------------------------------
> Jurnal
------------------------------
> Radio
------------------------------
> Video

 
 

RJP Edisi Juni 2010

RJP 542
Penggusuran China Benteng

RJP 543
Mahalnya Biaya Persalinan

RJP 544
Profil Inayah Wahid

RJP 545
Sekolah Perempuan untuk Perdamaian


Dengarkan Online Disini!

 
     
 

Jurnal Perempuan No 67 - Apakabar Media Kita?

Jurnal Perempuan No 66 - Pendidikan Untuk Semua

image

Kumpulan Puisi : Yang Sakral dan Yang Sekuler

image

Change 18 2010 - Girls In Media

image

Change 17 2010 - School is My Playground

 

 

 
 
 
  Creative Commons LicenseJurnal Perempuan On-line   berlisensi Creative Commons. Kontak: Jl. Tebet Barat Dalam IXA No. B-1 Jaksel | 021-83702005