| |
|
Vonis Bebas bagi Tiga Janda Pensiunan
Ki-ka: Soetarti Soekarno (78 tahun ) dan Roesmini Akhmad Husaeni (78 tahun), dua janda pejuang, serta janda pensiunan perum pegadaian Timoria (70 tahun) dinyatakan bebas oleh Mejelis Hakim Pengadilan Jakarta Timur, Selasa (27/7). Dok. Kompas/Wisnu Widiantoro.
Lanjut
|
|
| |
|
|
|
|
 |
| |
Friday, 04 June 2010
Kedua Ibu dan Anak itu Dituntut 5 Bulan
Jurnalis: Nur Azizah
Saat ini Marsiyah, perempuan lansia berusia 69 tahun dan anak perempuannya Yuswati (34) tengah menjalani tuntutan 5 bulan penjara dengan masa percobaan 8 bulan. Mereka dituduh melakukan pengeroyokan kepada Febriyanti , ipar Yuswati. lanjut >>
Kategori:
Hukum dan Kebijakan •
Kekerasan Terhadap Perempuan •
Kekerasan Dalam Rumah Tangga •
|
-----------------------------------------------------------
|
Tuesday, 04 May 2010
Implementasi CEDAW di Indonesia Belum Maksimal
Jurnalis: Dewi Setyarini
Sekalipun sudah 26 tahun lamanya Indonesia meratifikasi Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan (Konvensi CEDAW/Convention on the Elimination of All Form of Discrimination Against Women), namun dalam kehidupan sehari-hari diskriminasi yang luas dan kekerasan terhadap perempuan masih tetap berlangsung. lanjut >>
Kategori:
Hukum dan Kebijakan •
|
-----------------------------------------------------------
|
Wednesday, 07 April 2010
Belgia akan Melarang Burqa
Jurnalis: Usep Hasan Sadikin
Dilatarbelakangi oleh alasan keamanan dan mewujudkan masyarakat yang terbuka, Belgia akan mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) pelarangan burqa. Secara umum, burqa merupakan pakaian yang menutup semua bagian tubuh, kecuali mata dan biasanya digunakan oleh perempuan. Seperti yang ditulis oleh harian Kompas Senin, 5/04/2010, parlemen Belgia menilai, pakaian yang menutup seluruh tubuh, termasuk wajah, berpotensi menimbulkan masalah keamanan dan juga mengancam nilai-nilai demokrasi. “Kita tidak boleh mengklaim hak seseorang untuk melihat orang lain, padahal dirinya sendiri tidak bisa dilihat,” ujar Daniele Bacquelaine, salah satu anggota parlemen. lanjut >>
Kategori:
Demokrasi •
Hukum dan Kebijakan •
|
-----------------------------------------------------------
|
Monday, 05 April 2010
UU Pornografi, Ancaman Bagi Keberagaman
Jurnalis: Dewi Setyarini
Undang-Undang Pornografi telah menimbulkan keresahan dan rentan disalahgunakan, terutama oleh pihak-pihak yang menganggap tubuh perempuan sebagai sumber kejahatan. Begitu inti dari pembicaraan dalam talkshow yang digagas oleh Yayasan Jurnal Perempuan bekerjasama dengan Q-TV, Jum’at (31/03). Dengan penolakan Mahkamah Konstitusi terhadap permohonan Judicial Review (JR) atas Undang-Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi, maka undang-undang yang dimaksud bisa terus digunakan. Sayangnya, menurut Taufik Basari selaku Kuasa Hukum Pemohon JR, Undang-Undang ini sangat multitafsir dan membuka peluang digunakan oleh kalangan tertentu untuk mengkriminalkan perempuan. lanjut >>
Kategori:
Demokrasi •
Hukum dan Kebijakan •
|
-----------------------------------------------------------
|
Friday, 26 March 2010
UU Pornografi Jalan Terus, Pemohon Uji Materiil Prihatin
Jurnalis: Dewi Setyarini
Undang-Undang, mestinya merupakan sebuah konsesus di dalam masyarakat untuk mengatur kehidupan agar menjadi lebih baik. Ketika Undang-Undang dari awal proses pembentukannya sudah menuai kontroversi dan penolakan di berbagai daerah di Indonesia, maka bisa dipastikan Undang-Undang tersebut akan bermasalah di kemudian hari. Terdapat ayat-ayat pengecualian dalam banyak pasal sehingga perlu dipertanyakan di mana letak perlindungan terhadap anak dan perempuan. lanjut >>
Kategori:
Hukum dan Kebijakan •
|
-----------------------------------------------------------
|
| |
| |
| Ikuti diskusi-diskusi kami di mailing list Jurnal Perempuan. Kirimkan email kosong dengan ke subscribe-jurnalperempuan@yahoogroups.com. |
|
| |
 |
| |
| Kumpulan foto-foto berita dan liputan umum, esai foto dan kegiatan serta agenda Jurnal Perempuan |
| |
|
| |
| Selengkapnya >> |
| |
|
|
|
 |
Monday, 08 February 2010
Penerapan Syariat Islam di Aceh, Masalah atau Solusi ?
|
| |
 |
|
Oleh :
Nur Azizah |
|
|
Pertengahan bulan September 2009 tepatnya Senin tanggal 14, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh mengesahkan Qanun Jinayat. Qanun ini sempat menuai kontroversi, terutama karena mengatur soal judi, zina, minuman beralkohol, homoseksual, berdua-dua (khalwat), dan pedofilia dan mengancam para pelanggar qanun dengan hukuman cambuk berkisar 10 hingga 400 kali cambukan. Sementara bagi pelaku zina yang telah menikah ternacam dihukum rajam, dilempari dengan batu hingga meninggal. lanjut >> |
Wednesday, 11 November 2009
Menelisik Posisi Perempuan dalam Peraturan Daerah
|
| |
 |
|
Oleh :
Dewi Setyarini |
|
|
Perempuan adalah sebuah kehormatan. Maka ia perlu ditempatkan dalam takhta yang begitu tinggi. Sebuah ungkapan penilaian mengenai perempuan terlanjur berkembang dan diterima tanpa syarat: jika baik perempuan, maka baik pula negara. Itu artinya, jika moral perempuan bejat, maka runtuhlah negara. Urusan moralitas menjadi isu yang dianggap paling masuk akal dan karenanya menjadi landasan yang terang dikemukakan dalam pembuatan sebuah aturan yang mengikat warga (baca: peraturan daerah). Alasan moral jua yang mendasari pembuatan Qanun Jinayat di Aceh lanjut >> |
| |
 |
Thursday, 03 June 2010
Bertanya Rok Gratis Bupati
|
| |
 |
|
Oleh :
Tabrani Yunis |
|
|
Di Aceh Barat, bupatinya berniat membagikan 7000 buah rok gratis. Rok-rok ini diberikan kepada pra perempuan sebagai pengganti celana jeans yang ketat, yang dianggap tidak sesuai syariat Islam. Pembagian ini diiringi dengan razia celana jeans di tempat-tempat umum. Apakah program ini menguntungkan atau merugikan perempuan? lanjut >> |
|
 |
Thursday, 10 December 2009
Pantau SBY dengan CEDAW
|
| |
|
|
Oleh :
Usep Hasan Sadikin |
|
|
Apa yang terjadi pada hak asasi perempuan? Gender yang dikhususkan dalam wacana umum -berdasar ketimpangan relasinya dengan laki-laki- perempuan sudah terlalu lama mengalami diskriminasi. Sebagian dari rentang waktu lama itu, adalah masa pemerintah SBY.
Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan, CEDAW (The Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women), yang telah diratifikasi melalui UU No. 7 Tahun 1984, bisa digunakan sebagai standar penilaian terhadap pemerintahan SBY. lanjut >> |
| |
 |
Thursday, 04 December 2008
Gema Suara Perempuan Papua
|
| |
|
|
Oleh :
Oleh: Reska M. Pratiwi - Mahasiswi jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Jakarta. Saat ini tengah magang di Yayasan Jurnal Perempuan
|
|
|
Siang itu, Rabu (26/12) di Auditorium hotel Bumikarsa berlangsung sebuah acara yang sangat menarik. Sebuah seminar nasional diselenggarakan Komnas Perempuan dan Pokja Perempuan Majelis Rakyat Papua merayakan hari ulang tahun yang ke-10 Komnas Perempuan. Di depan puluhan peserta seminar, enam perempuan Papua dan seorang moderator yang untuk beberapa jam ke depan akan menginformasikan peliknya ragam permasalahan yang terjadi di Papua. lanjut >> |
| |
|
|
| |
Under Construction
sebentar lagi anda dapat membeli produk-produk Jurnal Perempuan secara online, yang terdiri dari:
> Buku
------------------------------
> Jurnal
------------------------------
> Radio
------------------------------
> Video
|
|
| |
 |
|
|
|
| |
RJP Edisi Juni 2010
RJP 542
Penggusuran China Benteng
RJP 543
Mahalnya Biaya Persalinan
RJP 544
Profil Inayah Wahid
RJP 545
Sekolah Perempuan untuk Perdamaian
Dengarkan Online Disini!
|
|
| |
|
|
|
| |
 |
|
|
| |
|
|