|
Thursday, 18 November 2004
Anak •
Kekerasan Terhadap Perempuan •
Kekerasan Dalam Rumah Tangga •
233 Perempuan dan Anak Mengalami Kekerasan di Wilayah Sumatera Selatan
Jurnalis : Eko Bambang S
Jurnal Perempuan.com-Jakarta. Selama periode April 2003 hingga Maret 2004 menurut catatan WCC Palembang dan media massa, sebanyak 233 perempuan dan anak mengalami kekerasan di wilayah Sumatera Selatan (Palembang, OKI, OKU, Musi, Banyuasin dan sekitarnya). Kasus sebanyak itu terdiri dari 156 kasus perkosaan, 47 kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), 14 kasus pelecehan seksual dan lainnya. Dari sejumlah kasus tersebut juga, 48 kasus diantaranya didampingi oleh WCC Palembang, termasuk 27 kasus perkosaan, 10 kasus KDRT, 7 kasus pelecehan seksual dan 4 kekerasan lainnya. Pengaduan khusus kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sementara itu, database dari 10 kasus KDRT yang didampingi WCC mencatat bahwa 8 dari 10 perempuan mengalami kekerasan yang dilakukan oleh suaminya.
Women’s Crisis Center Palembang didirikan sejak 22 September 1998 dengan memberikan layanan Konseling, pendampingan ke Rumah Sakit, Kepolisian, Pengadilan serta pelayanan Shelter atau rumah aman. Di samping itu, WCC Palembang juga mengadakan pendidikan publik, kampanye, dokumentasi dan mengumpulkan informasi dengan wilayah jangkauan meliputi Palembang dan sekitarnya.
Menurut Yeni Roslaini, Direktur Eksekutif WCC Palembang menjelaskan bahwa data yang diperolehnya menunjukkan bahwa pelaku kekerasan terbanyak adalah laki-laki yang mempunyai relasi perkawinan dan keluaga dengan perempuan yang menjadi korbannya, 2 dari perempuan yang menjadi korban adalah anak-anak (usia 18 kebawah). Para perempuan ini mengalami dua atau lebih jenis kekerasan (berlapis), baik secara fisik, psikis, seksual (perkosaan) amupun tekakanan secara ekonomi yang disertai dengan perselisihan domestic lainnya. Layanan yang paling banyak dimanfaatkan oleh perempuan yang mendatangi WCC adalah layanan konseling (70%) dan pendampingan hukum (30%)
Berikut ini database karakteristik kekerasan terhadap perempuan yang telah dilakukan oleh WCC Palembang yang bekerjasama dengan Mitra Perempuan:
- 80% dari 10 perempuan yang datang ke Women’s Crisis Centre, telah mengalami kekerasan yang dilakukan oleh suami.
- Setiap perempuan korban KDRT mengalami 2 atau lebih dari 2 jenis kekerasan (fisik, psikis, seksual atau tekanan ekonomi).
- 20% dari perempuan yang mengalami kekerasan adalah anak-anak (18 tahun ke bawah)
- 30% dari perempuan yang mengalami kekerasan berpendidikan Universitas dan 30% berpendidikan SMU, 30% berpendidikan SD/SMP dan 10% tidak sekolah.
- 60% dari perempuan yang mengontak WCC mendapat informasi dari keluarga/teman/ lembaga lain yang merujuknya.
- 50% dari pelaku berpendidikan SMU dan 30% berpendidikan Universitas
- 50% dari perempuan yang datang ke WCC, sebelumnya telah mendatangi layanan penegak hukum dan 20% telah meminta bantuan keluarga/instansi lain.
- 30% dari perempuan yang didampingi oleh WCC Palembang akhirnya memilih untuk menempuh upaya hukum, sementara 70% memilih meminta bantuan keluarga/instansi lain.
- 20% dari kasus tersebut berdampak pada kesehatan reproduksi perempuan dan seluruh korban mengalami gangguan kesehatan mental/jiwa disertai dengan gangguan kesehatan lainnya seperti fisik.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi mengenai kekerasan terhadap perempuan di Palembang, dapat menghubungi WCC Palembang dengan alamat: Jalan. HM. Saleh No. 1437 Rt. 23, Kec. Sukarame KM. 7, Palembang 30162. Phone/Fax. (0711) 411143. E-mail: wcc_plg@hotmail.com
KOMENTAR MASUK:
|