|
Wednesday, 20 January 2010
Perdagangan Orang •
6 Kasus Penculikan Anak Mengadu ke LPA DIY
Jurnalperempuan.com-Jakarta. Rentang 2001-2008 Lembaga Perlindungan Anak DI Yogyakarta menerima enam pengaduan penculikan anak, termasuk bayi. Motif penculikan pun beragam. Meski demikian sebagian besar mengarah pada kasus perdagangan manusia.
Satu dari enam kasus yang ditangani LPA DIY adalah kasus dukun Susana di Sleman. Dukun yang membantu proses melahirkan bagi perempuan di luar nikah dan mensyaratkan bayi tersebut untuk diberikan kepada orang lain sebagai kompensasi pembayaran atas jasanya.
Menilik kasus tersebut, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak (LPA) DIY Sari Murti berpandangan, tindakan yang dilakukan dukun Susana termasuk dalam tindak perdagangan manusia meskipun disetujui oleh ibu sang bayi. Tetapi, Sari menambahkan, waktu itu dia mengaku tak menjual bayi, justru membantu menyelesaikan persoalan bagi perempuan hamil di luar nikah. “Jadi, aspek perdagangan manusia itu selalu dikaburkan dengan motif sosial,” ujarnya.
Lebih lanjut Sari menuturkan, termasuk proses pengadilan malah membebaskan dukun Susana dari tuduhan. “Wakttu itu memang belum ada Undang-udang tentang penghapusan perdagangan manusia. Untuk kasus lain yang kami tangani hukumannya juga tidak berat, hanya dalam hitungan bulan,” papar Sari.
Menyikapi kasus penculikan anak dan bayi yang marak terjadi di rumah sakit, Sari, sejauh ini saya belum pernah mendengar ada penculikan bayi di rumah sakit di DIY. “Namun saya yakin kasus seperti itu bisa saj terjadi, terutama di tempat persalinan lain, seperti di dukun atau bidan dalam kasus kehamilan yang tidak dikehendaki.” Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak (LPA) DIY Sari Murti.
Senada dengan pernyataan Sari, Kepala Hukum dan Humas Rumah Sakit Dr. Sardjito, Trisno Heru Nugroho juga tidak pernah mendengar mengenai kasus penculikan anak di rumah sakit di DIY. “Kalau di luar rumah sakit mungkin banyak,” imbuhnya.
Lansir dari Kompas, Rabu (20/01).
Nur Azizah
KOMENTAR MASUK:
mao tnya alamat LPA DIY dmn??
Komentar oleh
on 02/02 at 07:57 PM
Halaman ke 1 dari 1 halaman
|