|
Friday, 14 November 2008
Budaya •
Bilangan Fu Raih Penghargaan Katulistiwa Literary Award 2009
Jurnalis : Olin Monteiro dan Dewi Setyarini
Kamis malam (13/11) bertempat di Atrium Plaza Senayan, Jakarta, digelar penyerahan penghargaan Katulistiwa Literary Award (KLA) 2008, salah satu penghargaan sastra yang digelar sejak tahun 2001.
Menurut Richard Oh, penyelenggara KLA 2008, penghargaan tahunan semakin dibutuhkan saat ini dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya. Keberadaannya tak hanya memberikan dukungan yang berarti bagi para penulis, tetapi juga menjadi secercah harapan bagi kesusasteraan. Pengharagaan ini menyiratkan sebuah prestasi yang menebus kerja penulis dan menawarkan sebuah inspirasi untuk digapai.
Pemenang tahun ini untuk kategori Best Young Writers (penulis muda di bawah 30 tahun) adalah Wa Ode Ratna Wulan, yang juga mahasiswi Universitas Jakarta, dengan novelnya Cari Aku di Canti. Untuk kategori Puisi Terbaik diraih oleh Nirwan Dewanto dengan kumpulan puisinya Jantung Lebah Ratu. Nirwan adalah kurator dan aktif di Teater Utan Kayu (TUK). Sementara untuk kategori prosa dimenangkan oleh Bilangan Fu, novel terbaru Ayu Utami.
Koordinator juri Bagus Takwim menyampaikan, beberapa hal mendasar yang menjadi pertimbangan bagi para juri salah satunya adalah sastra bagi kemanusiaan. Menurutnya, daya pikat naratif dan kebaruan yang dikandung karya sastra akan bermakna sejauh berada dalam payung kemanusiaan, sebab itu adalah karya manusia untuk manusia.
Ayu yang tidak hadir dalam malam penganugerahan award tersebut kepada Jurnal Perempuan, Kamis (14/11) menyatakan penghargaannya terhadap Richard Oh selaku pemberi award.
“Ya senang, dapat hadiah yang jumlahnya gede,” komentar Ayu. Pada sisi lain ia berharap KLA bisa melakukan penilaian dengan kritis, bukan sekedar tabulasi angka tanpa diawali perdebatan dan pertanggungjawaban dari dewan juri. KLA menurut Ayu adalah salah satu penghargaan sastra yang paling banyak ditunggu oleh penulis. Namun, seperti yang dikatakan dalam novelnya, Bilangan Fu, Ayu mewanti-wanti bahwa ketika penghargaan melulu didasarkan pada tabulasi angka, nilainya justru jadi berkurang. ***
KOMENTAR MASUK:
|