Search | Advanced Search

   

  

 
   

Tuesday, 03 February 2004
AnakKekerasan Terhadap PerempuanPerdagangan Orang

Dewi Hughes Ajak Semua Pihak Untuk Cegah Perdagangan Anak di Aceh



Jurnalis : Eko Bambang S

Jurnalperempuan.com-Jakarta. Dewi Hughes, Duta Nasional untuk Kampanye Penghapusan Perdagangan Perempuan dan Anak yang juga salah satu presenter handal menghimbau pemerintah, badan-badan pemberi bantuan dan tokoh masyarakat untuk melakukan upaya pengamanan guna memastikan agar anak-anak dan perempuan muda dari propinsi yang terkena bencana tsunami yaitu Aceh, tidak mengalami tindak perdagangan atau diperdagangkan. “Walaupun belum ada bukti bahwa kasus perdagangan anak secara spesifik terjadi di Aceh, kemungkinan terjadinya hal ini sangatlah besar mengingat keamanan pada tenda-tenda pengungsian sangatlah lemah”, kata Hughes dalam siaran persnya yang diterima redaksi jurnalperempuan.com, Rabu (02/02/05).

Hughes mengatakan bahwa dirinya telah mengetahui bahwa perdagangan manusia telah terjadi di Aceh bahkan sebelum bencana tsunami, seraya menambahkan bahwa ada laporan yang menyatakan perempuan muda dan anak-anak diperdagangkan dari desa-desa ke Banda Aceh atau Malaysia dan Thailand di mana mereka dipaksa bekerja sebagai pekerja seks atau dalam keadaan serupa perbudakan.

“Perdagangan manusia sekarang ini merupakan bahaya yang jauh lebih besar bagi perempuan dan anak-anak Aceh” kata Hughes. Dalam jangka pendek kita harus memastikan adanya keamanan yang lebih baik untuk mencegah para trafiker (pelaku perdagangan) sehubungan dengan kesulitan yang disebabkan oleh bencana tsunami ini dan juga keamanan dalam jangka panjang sehubungan dengan keadaan perekonomian Aceh yang luluh lantak dan dapat mendorong penduduknya untuk bermigrasi mencari pekerjaan di luar desanya".

Hughes menekankan pada fakta bahwa orang-orang yang paling rentan menjadi korban perdagangan adalah mereka yang mencari pekerjaan dengan cara bermigrasi ke tempat-tempat di luar wilayah mereka. “Banyak orang menjadi korban perdagangan saat mereka dibohongi dan dijerat melalui janji-janji tentang pekerjaan yang menarik dan jauh dari rumah mereka", ujar Hughes.

Hughes juga menyatakan bahwa beberapa LSM lokal dan internasional seperti ACILS dan ICMC sekarang ini membantu pemerintah Indonesia dalam upayanya mencegah perdagangan manusia di Aceh.

Bookmark and Share

KOMENTAR MASUK:




Name:

Email:

Location:

URL:

Smileys/Emoticon

Ingat keterangan yang saya isi

Beritahu saya kalau ada komentar balasan

   
   
 
 
   
 
  Creative Commons LicenseJurnal Perempuan On-line   berlisensi Creative Commons. Kontak: Jl. Tebet Barat Dalam IXA No. B-1 Jaksel | 021-83702005  
 
         
search