|
Thursday, 15 July 2004
Anak •
Media •
Kepentingan Tumbuh Kembang Anak Harus Diperhatikan Media
Jurnalis : Sofia Kartika
Jurnalperempuan.com - Jakarta. Adanya beberapa organisasi masyarakat yang mengeluarkan protes terhadap sebuah sinetron remaja ‘Bunglon’, membuat kita harus kembali menyoroti tentang kepentingan publik dalam hal ini adalah kelompok anak dan remaja yang diemban oleh media terutama televisi.
Tayangan media televisi yang dianggap banyak orang lebih dominan menayangkan acara-acara yang berbau kekerasan dan tidak mendidik, adalah salah satu perdebatan yang dibicarakan dalam Seminar Setengah Hari ‘Kepentingan Publik Dalam Regulasi Penyiaran di Indonesia’ (Rabu,14/07/04). Acara ini dihadiri oleh beberapa praktisi dunia pertelevisian dan pengamat media seperti Alex Kumara dari TVRI, I Gusti Ngurah Putra dari Ilmu Komunikasi UGM, Yogyakarta dan Victor Menayang dari Komisi Penyiaran Indonesia, dan dimoderatori oleh Dian Budihargo.
Acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Kesehatan Anak Indonesia yang didukung oleh UNICEF dan Komisi Penyiaran Indonesia ini bertajuk kepentingan publik dalam penyiaran, namun dalam perjalanan acara kepentingan publik ini lebih dikhususkan pada remaja dan anak yang merupakan kelompok rentan sebagai penikmat media.
Tayangan televisi di Indonesia untuk kategori anak-anak dan remaja selama ini belum tentu untuk konsumsi kelompok tersebut. Kekerasan atau perbuatan-perbuatan yang ditayangkan bagi anak, baik secara individu maupun sosial dikhawatirkan dapat merusak tumbuh kembang anak. Ade Armando pengamat media dari Media Ramah Keluarga memandang bahwa peran masyarakat dalam mengawasi tayangan-tayangan di televisi sangat diperlukan. Dengan cara ini, tayangan-tayangan televisi yang dikonsumsi oleh anak dan remaja sebagai kelompok rentan, dapat terkontrol dan berjalan dengan baik.
KOMENTAR MASUK:
Y2yiJQ snauvnnlherd, qvvniaaygjrp, [link=http://javvfemkfcdh.com/]javvfemkfcdh[/link], http://pydwjmjzaznl.com/
Komentar oleh vtojhdbufz
on 01/15 at 02:17 PM
Halaman ke 1 dari 1 halaman
|