Search | Advanced Search

   

  

 
   

Wednesday, 07 January 2004
AnakIDP's dan Pengungsi

Laporan Gempa Aceh



Jurnalis : Eko Bambang S

Jurnalperempuan.com-Banda Aceh. Anak-anak korban gempa dan Tsunami yang ada di pengungsian hendaknya tetap menikmati kehidupannya yaitu bermain-main. Karena bagaimanapun juga anak-anak adalah tetap anak-anak yang tidak bisa dipaksa untuk bersedih dengan adanya bencana ini. Untuk itu perlu adanya ruang bermain bagi anak-anak di tenda-tenda pengungsian.

“Anak itu harus tetap diberi ruang untuk tetap bermain. Inilah salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk membantu anak-anak yang menjadi korban gempa dan Tsunami yang terjadi di Aceh,” kata kak Seto, ketua Komnas Perlindungan Anak ketika ditemui di Media Center untuk Gempa dan Tsunami Pendopo Banda Aceh.

“Sebaiknya diciptakan suasana bermain bagi anak-anak, karena anak tidak seperti orang dewasa yang harus di paksa terus bersedih. Jika anak ini tidak diberi ruang yang khawatirkan mereka sampai besar akan memendam trauma dan bisa jadi pendendam. Mereka akan menjadi anak pendendam bagi lingkungan sosialnya, dan itu sangat berbahaya bagi perkembangan anak. Untuk itu mari kita bantu mereka dengan mengajak mereka bermain dan kita menciptakan permainan bersama, ujar Kak Seto.

Untuk menciptakan permaianan ini, kak Seto mulai hari ini, Jumat, (07/01/05) akan melakukan keliling ke sejumlah posko pengungsian dan akan membuat permainan bagi mereka. Menurut kak Seto permainan apa saja bisa dilakukan, bahkan kalau seandainya ada yang bisa mendatangkan komedi putar sekalipun, karena inilah yang mereka butuhkan.

Bookmark and Share

KOMENTAR MASUK:




Name:

Email:

Location:

URL:

Smileys/Emoticon

Ingat keterangan yang saya isi

Beritahu saya kalau ada komentar balasan

   
   
 
 
   
 
  Creative Commons LicenseJurnal Perempuan On-line   berlisensi Creative Commons. Kontak: Jl. Tebet Barat Dalam IXA No. B-1 Jaksel | 021-83702005  
 
         
search