|
Wednesday, 06 June 2007
Budaya •
Perempuan Aceh dalam Seminar di Finlandia
Jurnalis: Henny Irawati
Jurnalperempuan.com-Jakarta.Perempuan Aceh belum melibatkan diri secara aktif dalam konteks politik. Bukan saja tidak mau melibatkan diri, perempuan belum dilibatkan sebab berbagai faktor. Pendapat ini disampaikan Direktur Community Development and Education (CCDE) Banda Aceh Tabrani Yunis dalam Seminar “Future of Aceh: Sustainability of Peace and Economic Development” yang digelar di Helsinki University, Senin (19/3). Padahal, sambung Tabrani, tidak akan demokrasi dan perdamaian abadi tanpa melibatkan perempuan.
Dalam forum tersebut, Tabrani menghimbau semua pihak untuk secara terbuka dan aktif melibatkan perempuan dalam proses pengambilan keputusan di semua sektor publik.
Dr. Irma Alamsyah Jaya Putra, Deputi Menteri Pemberdayaan Perempuan Indonesia, dalam kesempatan yang sama memaparkan data-data keterlibatan perempuan dalam bentuk-bentuk angka statistik. Data itu menunjukkan pelibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan masih sangat minim.
Dalam acara yang melibatkan juga salah satu petinggi GAM ini pun, yaitu Dr. Zaini Abdullah, mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat Finlandia. Diungkap Tabrani, seminar ini baru satu dari tiga seminar lain yang diselenggarakan oleh Crisis Management Inititative di bulan Maret 2007. Ini sebuah bukti keseriusan mereka memperhatikan rakyat, terutama perempuan Aceh.*
Henny Irawati
KOMENTAR MASUK:
sjNQ2Q rkrhnhirnigc, wzznxvimnore, [link=http://myldmqyljorw.com/]myldmqyljorw[/link], http://cvqlnvupywpn.com/
Komentar oleh wzmsnjytep
on 02/06 at 08:19 PM
Halaman ke 1 dari 1 halaman
|